Creative Days

SAVE THE DATE! 19-20 Oktober 2016


cd4

Keluarga Wirausaha Mahasiswa Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (KWM DEB SV UGM) merupakan salah satu organisasi lembaga kemahasiswaan yang berbasis kewirausahaan. KWM berupaya untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas kegiatan kewirausahaan Indonesia khususnya di lingkungan Universitas Gadjah Mada.Hal tersebut dilatarbelakangi oleh semakin ketatnya persaingan dalam dunia usaha dan diimbangi oleh tingginya minat mahasiswa Indonesia dalam berwirausaha.Oleh karena itu, Keluarga Wirausaha Mahasiswa DEB SV UGM memfasilitasi para mahasiswa untuk belajar dan menjadi seorang wirausaha.

Potensi dunia industri di Yogyakarta menunjukkan perkembangan sangat pesat. Semakin banyaknya wirausaha yang bermunculan di masyarakat didukung oleh fasilitas perkotaan yang memadai seperti mall, dan public space. Juga tingkat pertumbuhan penduduk yang selalu mengalami peningkatan menjadi kekuatan dunia kewirausahaan di Yogyakarta. Tidak hanya itu, komunitas para wirausaha di  Yogyakarta juga berbanding lurus dengan dunia wirausaha yang semakin berkembang. Akan tetapi, di balik potensi-potensi tersebut, masih ada beberapa jenis usaha yang kurang dikenal oleh masyarakat karena kurangnya media yang dapat mendukung untuk mengenalkan usaha tersebut.Walaupun semakin banyak komunitas-komunitas wirausaha di Yogyakarta, namun antar komunitas belum saling mengenal. Hal tersebut sangat disayangkan karena komunitas-komunitas tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu membentuk perkumpulan para wirausaha untuk membantu perekonomian Indonesia dengan cara mengurangi pengangguran.

Semangat wirausaha utamanya di kalangan mahasiswa terhitung masih sangat rendah. Berdasarkan data dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang diakses dalam Tempo.com mengatakan bahwa  dari 250 juta penduduk Indonesia, hanya 1,56 persen yang berwirausaha. Angka tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan Singapura yang mencapai tujuh persen serta Cina dan Jepang yang sudah di atas 10 persen.

Oleh karenanya diperlukan sebuah fasilitas bisnis start up yang bisa digunakan sebagai batu loncatan para mahasiswa Jogja dalam memulai bisnisnya.

Berdasarkan uraian-urain di atas, Keluarga Wirausaha Mahasiswa UGM berencana untuk mengadakan sebuah kegiatan yang akan menjadi wadah untuk mengenalkan industri-industri dan sarana berkumpulnya seluruh komunitas wirausaha di Yogyakarta. Adapun kegiatan tersebut bernama “KWM Creative Days #4”

 Keluarga Wirausaha Mahasiswa Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (KWM DEB SV UGM) merupakan salah satu organisasi lembaga kemahasiswaan yang berbasis kewirausahaan.KWM berupaya untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas kegiatan kewirausahaan Indonesia khususnya di lingkungan Universitas Gadjah Mada.Hal tersebut dilatarbelakangi oleh semakin ketatnya persaingan dalam dunia usaha dan diimbangi oleh tingginya minat mahasiswa Indonesia dalam berwirausaha.Oleh karena itu, Keluarga Wirausaha Mahasiswa DEB SV UGM memfasilitasi para mahasiswa untuk belajar dan menjadi seorang wirausaha.

Potensi dunia industri di Yogyakarta menunjukkan perkembangan sangat pesat. Semakin banyaknya wirausaha yang bermunculan di masyarakat didukung oleh fasilitas perkotaan yang memadai seperti mall, dan public space. Juga tingkat pertumbuhan penduduk yang selalu mengalami peningkatan menjadi kekuatan dunia kewirausahaan di Yogyakarta. Tidak hanya itu, komunitas para wirausaha di  Yogyakarta juga berbanding lurus dengan dunia wirausaha yang semakin berkembang. Akan tetapi, di balik potensi-potensi tersebut, masih ada beberapa jenis usaha yang kurang dikenal oleh masyarakat karena kurangnya media yang dapat mendukung untuk mengenalkan usaha tersebut.Walaupun semakin banyak komunitas-komunitas wirausaha di Yogyakarta, namun antar komunitas belum saling mengenal. Hal tersebut sangat disayangkan karena komunitas-komunitas tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu membentuk perkumpulan para wirausaha untuk membantu perekonomian Indonesia dengan cara mengurangi pengangguran.

Semangat wirausaha utamanya di kalangan mahasiswa terhitung masih sangat rendah. Berdasarkan data dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang diakses dalam Tempo.com mengatakan bahwa  dari 250 juta penduduk Indonesia, hanya 1,56 persen yang berwirausaha. Angka tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan Singapura yang mencapai tujuh persen serta Cina dan Jepang yang sudah di atas 10 persen.

Oleh karenanya diperlukan sebuah fasilitas bisnis start up yang bisa digunakan sebagai batu loncatan para mahasiswa Jogja dalam memulai bisnisnya.

Berdasarkan uraian-urain di atas, Keluarga Wirausaha Mahasiswa UGM berencana untuk mengadakan sebuah kegiatan yang akan menjadi wadah untuk mengenalkan industri-industri dan sarana berkumpulnya seluruh komunitas wirausaha di Yogyakarta. Adapun kegiatan tersebut bernama “KWM Creative Days #4”

Keluarga Wirausaha Mahasiswa Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (KWM DEB SV UGM) merupakan salah satu organisasi lembaga kemahasiswaan yang berbasis kewirausahaan.KWM berupaya untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas kegiatan kewirausahaan Indonesia khususnya di lingkungan Universitas Gadjah Mada.Hal tersebut dilatarbelakangi oleh semakin ketatnya persaingan dalam dunia usaha dan diimbangi oleh tingginya minat mahasiswa Indonesia dalam berwirausaha.Oleh karena itu, Keluarga Wirausaha Mahasiswa DEB SV UGM memfasilitasi para mahasiswa untuk belajar dan menjadi seorang wirausaha.

Potensi dunia industri di Yogyakarta menunjukkan perkembangan sangat pesat. Semakin banyaknya wirausaha yang bermunculan di masyarakat didukung oleh fasilitas perkotaan yang memadai seperti mall, dan public space. Juga tingkat pertumbuhan penduduk yang selalu mengalami peningkatan menjadi kekuatan dunia kewirausahaan di Yogyakarta. Tidak hanya itu, komunitas para wirausaha di  Yogyakarta juga berbanding lurus dengan dunia wirausaha yang semakin berkembang. Akan tetapi, di balik potensi-potensi tersebut, masih ada beberapa jenis usaha yang kurang dikenal oleh masyarakat karena kurangnya media yang dapat mendukung untuk mengenalkan usaha tersebut.Walaupun semakin banyak komunitas-komunitas wirausaha di Yogyakarta, namun antar komunitas belum saling mengenal. Hal tersebut sangat disayangkan karena komunitas-komunitas tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu membentuk perkumpulan para wirausaha untuk membantu perekonomian Indonesia dengan cara mengurangi pengangguran.

Semangat wirausaha utamanya di kalangan mahasiswa terhitung masih sangat rendah. Berdasarkan data dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang diakses dalam Tempo.com mengatakan bahwa  dari 250 juta penduduk Indonesia, hanya 1,56 persen yang berwirausaha. Angka tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan Singapura yang mencapai tujuh persen serta Cina dan Jepang yang sudah di atas 10 persen.

Oleh karenanya diperlukan sebuah fasilitas bisnis start up yang bisa digunakan sebagai batu loncatan para mahasiswa Jogja dalam memulai bisnisnya.

Berdasarkan uraian-urain di atas, Keluarga Wirausaha Mahasiswa UGM berencana untuk mengadakan sebuah kegiatan yang akan menjadi wadah untuk mengenalkan industri-industri dan sarana berkumpulnya seluruh komunitas wirausaha di Yogyakarta. Adapun kegiatan tersebut bernama “KWM Creative Days #4”

Keluarga Wirausaha Mahasiswa Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (KWM DEB SV UGM) merupakan salah satu organisasi lembaga kemahasiswaan yang berbasis kewirausahaan.KWM berupaya untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas kegiatan kewirausahaan Indonesia khususnya di lingkungan Universitas Gadjah Mada.Hal tersebut dilatarbelakangi oleh semakin ketatnya persaingan dalam dunia usaha dan diimbangi oleh tingginya minat mahasiswa Indonesia dalam berwirausaha.Oleh karena itu, Keluarga Wirausaha Mahasiswa DEB SV UGM memfasilitasi para mahasiswa untuk belajar dan menjadi seorang wirausaha.

Potensi dunia industri di Yogyakarta menunjukkan perkembangan sangat pesat. Semakin banyaknya wirausaha yang bermunculan di masyarakat didukung oleh fasilitas perkotaan yang memadai seperti mall, dan public space. Juga tingkat pertumbuhan penduduk yang selalu mengalami peningkatan menjadi kekuatan dunia kewirausahaan di Yogyakarta. Tidak hanya itu, komunitas para wirausaha di  Yogyakarta juga berbanding lurus dengan dunia wirausaha yang semakin berkembang. Akan tetapi, di balik potensi-potensi tersebut, masih ada beberapa jenis usaha yang kurang dikenal oleh masyarakat karena kurangnya media yang dapat mendukung untuk mengenalkan usaha tersebut.Walaupun semakin banyak komunitas-komunitas wirausaha di Yogyakarta, namun antar komunitas belum saling mengenal. Hal tersebut sangat disayangkan karena komunitas-komunitas tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu membentuk perkumpulan para wirausaha untuk membantu perekonomian Indonesia dengan cara mengurangi pengangguran.

Semangat wirausaha utamanya di kalangan mahasiswa terhitung masih sangat rendah. Berdasarkan data dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang diakses dalam Tempo.com mengatakan bahwa  dari 250 juta penduduk Indonesia, hanya 1,56 persen yang berwirausaha. Angka tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan Singapura yang mencapai tujuh persen serta Cina dan Jepang yang sudah di atas 10 persen.

Oleh karenanya diperlukan sebuah fasilitas bisnis start up yang bisa digunakan sebagai batu loncatan para mahasiswa Jogja dalam memulai bisnisnya.

Berdasarkan uraian-urain di atas, Keluarga Wirausaha Mahasiswa UGM berencana untuk mengadakan sebuah kegiatan yang akan menjadi wadah untuk mengenalkan industri-industri dan sarana berkumpulnya seluruh komunitas wirausaha di Yogyakarta. Adapun kegiatan tersebut bernama “KWM Creative Days #4”

Keluarga Wirausaha Mahasiswa Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (KWM DEB SV UGM) merupakan salah satu organisasi lembaga kemahasiswaan yang berbasis kewirausahaan.KWM berupaya untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas kegiatan kewirausahaan Indonesia khususnya di lingkungan Universitas Gadjah Mada.Hal tersebut dilatarbelakangi oleh semakin ketatnya persaingan dalam dunia usaha dan diimbangi oleh tingginya minat mahasiswa Indonesia dalam berwirausaha.Oleh karena itu, Keluarga Wirausaha Mahasiswa DEB SV UGM memfasilitasi para mahasiswa untuk belajar dan menjadi seorang wirausaha.

Potensi dunia industri di Yogyakarta menunjukkan perkembangan sangat pesat. Semakin banyaknya wirausaha yang bermunculan di masyarakat didukung oleh fasilitas perkotaan yang memadai seperti mall, dan public space. Juga tingkat pertumbuhan penduduk yang selalu mengalami peningkatan menjadi kekuatan dunia kewirausahaan di Yogyakarta. Tidak hanya itu, komunitas para wirausaha di  Yogyakarta juga berbanding lurus dengan dunia wirausaha yang semakin berkembang. Akan tetapi, di balik potensi-potensi tersebut, masih ada beberapa jenis usaha yang kurang dikenal oleh masyarakat karena kurangnya media yang dapat mendukung untuk mengenalkan usaha tersebut.Walaupun semakin banyak komunitas-komunitas wirausaha di Yogyakarta, namun antar komunitas belum saling mengenal. Hal tersebut sangat disayangkan karena komunitas-komunitas tersebut memiliki tujuan yang sama yaitu membentuk perkumpulan para wirausaha untuk membantu perekonomian Indonesia dengan cara mengurangi pengangguran.

Semangat wirausaha utamanya di kalangan mahasiswa terhitung masih sangat rendah. Berdasarkan data dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang diakses dalam Tempo.com mengatakan bahwa  dari 250 juta penduduk Indonesia, hanya 1,56 persen yang berwirausaha. Angka tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan Singapura yang mencapai tujuh persen serta Cina dan Jepang yang sudah di atas 10 persen.

Oleh karenanya diperlukan sebuah fasilitas bisnis start up yang bisa digunakan sebagai batu loncatan para mahasiswa Jogja dalam memulai bisnisnya.

Berdasarkan uraian-urain di atas, Keluarga Wirausaha Mahasiswa UGM berencana untuk mengadakan sebuah kegiatan yang akan menjadi wadah untuk mengenalkan industri-industri dan sarana berkumpulnya seluruh komunitas wirausaha di Yogyakarta. Adapun kegiatan tersebut bernama “KWM Creative Days #4”